berbagi berita bahagia

Catatan Hari ke-2 KKN PB UGM Unit 21 dan 23

20121216

Catatan Hari ke-2 KKN PB UGM Unit 21 dan 23

Catatan Hari ke-2 KKN PB UGM Unit 21 dan 23 kami tim KKN PB unit 21 dan 23 mengurusi daerah desa gulun dan sumoketro sendiri. pagi sekitar jam delapan pagi semua personel dari unit 23 dan unit 21 KKN PB(peduli bencana) Merapi ugm telah berkumpul di perempataan jalan magelang, di depan alun-alun sleman, setelah itu kita langsung berangkat menuju posko pertama kita yang bergabung dengan kantor desa gulun kecamatan salam magelang jawa tengah. sekitar 30 menit kita telah menghabiskan waktu di jalan, sesampainya disana dan seluruh personel dari unit 21 dan 23 telah mencapai posko, teringat ada janji pertemuan dengan kepala desa gulun, saya dengan 3 orang teman dy, hari, dan icha. stesegera meluncur untuk menemui kepala desa untuk kordinasi dan “permisi” dan kordinasi mengenai persiapan bebarapa program awal yang akan kita jalankan. selanjutnya setelah terjadi sharing dan juga mengenai pendataan pengungsi dan masalah yang di hadapi di desa gulun tersebut, kita di kenalkan dengan seorang mahasiswa UNDIP untuk bisa sharing mengenai program kerja awal KKN PB dan apa yang telah di lakukan dan apa saja yang telah di jalankan oleh mahasiswa undip itu sendiri. di tengah sharing tersebut saya mendapatkan telpon dari teman-teman yang ada di posko gulun, karena memang dari awal mereka itu sendiri tidak tahu apa yang akan mereka kerjakan dan saya bersama satu teman saya memutuskan untuk kembali ke posko gulun tersebut. untuk mendelegasikandan memberikan araha kepada teman2 unit, mengenai teknis beberapa program awal yang telah kita rancang sebelumny. seperti itu. kemudian setelah disana para personel kami gerakkan untuk segera sosoialisasi program karena program awal kita sementara adalah kerja baktibersama, sekaligus pemeberdayaan pengungsi itu sendiri.. kemudian sekitar pukul 11.00 kami ikut mendata bantuan yang masuk ke posko SMP 1 salam karena memang cukup banyak bantuan yang masuk ke posko tersebut, dan hendaknya bisa segera di distribusikan, karena memang disini sudah lah sangat menumpuk. dan atas inisiatif dari teman2 ada yang sebagian langsung menuju desa sumoketro untuk melaksanakan pendataaan mengenai pengungsian yang ada disana dan kita akan mencoba mem foloow up nya ke internet. ada sediikit cerita yang agak menggelitik karena ketika kita di kantor posko gulun ada seorang yang mengakunya dari mapolres magelang dia sebagai intel katanya bergitiu, dalam hati ku ter tawa,,,, hahahaa karena mana mungkin seorang intel bilang bahwa di sendiri adalah intel… indoomi telor kali. tetapi gak masalah sekalian jugaa buat merefresh kita selama di pengungsian agar tidak jenuh. dan akhirnya kormanit 21 dateng setelah dia melakukan pendekatan kepada dinas kesehatan wilayah DIY, sekalian membawakan tiitipan makanan buat kami. dan seprtinya hal tersebut cukup berhasil. dan cukup ada kabar yang menggembirakan….. karena besoknya mungkin kita akan mendapatkan bantuan alat2 kebersihan, dan tentunya itu sangatlah mendukung program senin bersih yang kita akan jalankan,… saaatnya makan siaaang…. karena memang dari tadi pagi saya sendiri belum sarapan akhirnya saya makan siang begitu juga teman2 yang ada di posko gulun, dan untuk wilayah desa sumoketro makanan kami antarkan dari gulun ke sumoketro karena kita memang adalah satu team. tak lama kemudian ada rombongan motor yang ingin menyerahbantuan dalam bentuk uang tunai. dan kami belum berani menerimanya, dan akhirnya kita serahkan ke kepala posko SMP 1 salam bapak heri. saya melihat wajah2 ketulusan dari mas2 yang mau menyumbangkan dana untuk korban pengungsi itu sendiri, dan sebenarnya saya menyarankan ke mas2 dermawan tersebut untuk memberikannya langsung kepada pengungsi.matahari semakin tenggelam dan gerimis mengiringinya lalu datanglah mobil pick up, yang penuh dengan bantuan seperti pembalut, celana dalam, peralatan mandi, pakaian layak pakai, dan masih banyak lagi. diantara bantuan yang di bawakan banyak anak2 pengunsi langsung di berikan susu hangat yang memang telah dipersiapkan sebelumnya. namun diantar itu saya mencoba ijin ke seseorang di posko tersebut untuk segera mendistribusikan, tetapi apa lacur karenamemang dari tadi pagi memang belum pernah ada penyaluran bantuan untuk pengungsi itu sendiri. dan kertiak para oengungsi udah berjubel di depan kantor posko, ibu2, nenek2 saya mencoba memberikan satu karton kue kering yang saya coba ambilkan dari dalam posko itu sendiri, karena memang saya baru saja 2 hari disitu maka saya tidak mungkin lah seenaknya memberikan bantuan kepada ibu dan nenek2 yang ada didepan tersebut. dan saya ijin dulu kepada salah satu petugas posko tetapi masih saja tidak dijijnkan untuk saya langsung memeberikan bantuan tersebut, yaaah dengan sedikit perasaan gondok akhirnya say putuskan untuk segera pergi kareena ada renacana kumpul kormanitdi satu tempat. DERU(disaster emergency rescue unit) setelah 3 oraang kormanit terkumpul, dan sebenarnya diperlukan 2 lagi untuk bisa membuat posko induk, lagi lagi yang di bahas disiini mengenai birokrasi, karena memang sebelum nyaa ketika kita meminta bantuan ke DERU yakni disini adalah sebaagaaii wadah dari semua apa yang telah kita lakukan, dan salah satu kormanit dari unit 22tersebut menceritakan bagaimana susahnya meminta bantuan logistik ke DERU ugm. karena disana kita harus mempunyai posko induk yang terdiri dari 5 unit. dan memang sebelumnya tidak ada pemberitahuan mengenai mekanisme pengambilan logistik bagi pengungsi, karena kita berlabel dalam satu organisasi yang sama yaitu ugm, hmmmmm… Pelayanan kesehatan tetapi di tengah obrolan kami mengenai birokrasi ada seoranng dari unit menawarkan pelayanan kesehatan dari RSCM dan juga dari FK UI kepada kita, dan tentunya saya langsung meng iyakannya saja, dan itu kemudian masuk program dadakan KKN kita. langsung saya hubungi salah satu teman yang ada di sumoketro untuk segera mempersiapkan tempat dan saya tetap masih menunggu kedatangan tim pelayanan kesehatandi posko unit 22. tak lama setelah itu kemudian datang lah tim dari FK UI langsung kita telpon dan akhirnya bisa membantu untuk derah sumoketro itu sendiri. ada perasaan bahagaia, bangga senang bisa membantu masyarakat yang memang benar2 membutuhkkan.walaupun hanya sebagai fasilitator. sekitar pukul 18.30 tim dari FK UI telah selesei melakukan yankes tersebut, dan sempat berfoto2 ria dengan meraka, untuk laporan… hehehe setelah menucapkan trimakasih kepada tim FK UI tersebut kita dari unit 21 dan 23 lalu melakukan persiapan pulang kembali ke jogja dan sbelum kita pulanng pada pukul 19.15 wib. kita mulai rapat kordinasi untuk apa yang bisa kita lakukan bessok. dan setelah itu kita kembali pulang ke jogja dengan rasa capek, setelah itu kita kordinasi selama sekitar 30 menit, untuk pembagiaan tugas besok untuk memperlancar program2 kita.