berbagi berita bahagia

fungsi dan tujuan hukum

20141024

fungsi dan tujuan hukum

Hukum memiliki tugas dan fungsi diantaranya : alat ketertiban dan keteraturan menjadi petunjuk bagi masyarakat sebagai sarana untuk mewujudkan keadilan lahir dan batin untuk menggerak pembangunan melakukan kewajiban hokum mempunyai fungsi yang kritis daya kerja tidak semata semata , mampu mengawasi kinerja pemerintah dan kinerja masyarakat. Berikut adalah teori-teori mengenai tugas dan fungsi hukum : 1. Teori Etis teori ini dikemukakan oleh Aristoteles mengatakan bahwa, “hukum semata mata untuk mewujudkan keadilam” keadilan itu dibagi menjadi 2, yaitu keadilan Distributif dan keadilan kumulatif. a. keadilan distributive keadilan yang memberikan kepada setiap orang sesuai dengan usahanya. b. keadilan kumulatif keadilan memberi jatah kepada orang sama besar tanpa melihat jasa nya. 2. Teori Utilitas teori ini di kemukakan oleh Jeremy Bentab mengemukakan bahwa,”karya dalam ketertiban lah seseorang dapat mewujudkan kebahagian maksimal / sebanyak banyak nya kepada masyarakat”. 3. Teori Pengayoman teori ini untuk mengayomi manusia baik secara pasif atau aktif. Mengayomi secara aktif adalah untuk menciptakan kondisi masyarakat sehingga tertib. Sedangkan mengayomi secara pasif adalah mengupayakan pencegahan atastindakan semena mena. Diantara teori-teori mengenai hukum tersebut terdapat kelemahan antara teori etis dan teori utilitas : teori utilitas mengagungkan manfaat kegunaan dan mengabaikan keadilan sehingga mengabaikan kepastian hukum. Teori etis mengagungkan keadilan dan mengabaikan kepastian hukum. Karena ada kelemahan itu, menurut teori gabungan yang mengkombinasikan kedua teori tersebut,teori ini dipelopori oleh Van Apeldoven, Van Khan, Bellepoid. Tujuan hukum itu adalah unutk menciptakan keadilan dan kegunaan. Macam – macam system hukum System hukum yang kita kenal ada 4, yaitu : 1. System hukum kontinental Eropa Barat Perkembangan daerah Eropa Barat sering disebut City Law, berasal dari kebiasaan pada zaman sebelum Kaisar Zistaans diambil dari hukum kebiasaan. Hukum memperoleh kekuatan lalu diwujudkan oleh peraturan undang undang tersusun secara sistematik dalam kodifikasi. Dihukum ini terbagi menjadi 2 hukum : o hukum publik (secara umum) o hukum perilaku 2. system hukum anglosaxon system hukum yang berkembang di Inggris , merupakan keputusan keputusan hakim atau keputusan pengadilan 3. system hukum adat system hukum yang ada hanya di Asia saja. 4. system hukum islam system hukum ini diterapkan di Negara Arab sebagai agama Islam. Dasarnya penuh kpercayaan kepada manusia. Sumber hukum nya berasal dari al Quran, Ijmak, Al Hadist