berbagi berita bahagia

Presiden Jokowi dan Istananya yang Tak Ramah

20141026

Presiden Jokowi dan Istananya yang Tak Ramah

Jakarta - Suasana di lingkungan Istana Presiden di hari ketiga hingga kelima masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo bertolak belakang dengan dua hari pertama Jokowi menjabat kepala negara dan kepala pemerintahan. Tiga hari belakangan, kegiatan peliputan wartawan dibatasi pihak Istana. Selama tiga hari ini wartawan tak leluasa memasuki area Istana Merdeka, tempat Jokowi berkantor untuk sementara. Awak media hanya diperkenankan menunggu di bahu jalan di dekat pintu Wisma Negara, salah satu akses masuk ke Istana Merdeka. (Baca: Jusuf Kalla: Menteri Dilantik Senin Pekan Depan) Padahal tiga hari ini, di Istana Merdeka, Jokowi memanggil sejumlah tokoh yang digadang-gadang mengisi posisi menteri dalam kabinet yang bakal diumumkannya. "Tunggu di sini saja," kata seorang anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) yang menjaga pintu masuk Wisma Negara. Akses terbatas tak cuma terjadi di pintu masuk Istana Merdeka. Untuk menuju ruang khusus wartawan, penjagaan terhadap awak media juga diperketat. Di pintu masuk area Istana Negara, yang terletak di selatan kompleks Istana Presiden, akses menuju ruang wartawan sangat ketat. (Baca: Akhirnya, Nama 34 Menteri Kabinet Jokowi Rampung) Paspampres melakukan pemeriksaan ketat terhadap wartawan yang ingin masuk. Bahkan, wartawan yang telah memiliki tanda pengenal Istana Presiden dan mengenakan pakaian sesuai prosedur: kemeja dan celana bahan, juga tak bisa leluasa masuk. Kelengkapan prosedur bagi wartawan yang ingin masuk Istana diperketat. "Itu celana jins, ya?" kata Paspampres yang menjaga di pintu itu, penuh curiga. "Ini celana bahan. Boleh dipegang," kata si wartawan yang dicurigai melanggar prosedur, menimpali. (Baca: Jokowi Takkan Tunjuk Jubir Presiden) Bukan cuma itu. Wartawan juga tak diperkenankan menuju salah satu kantin di kompleks Istana Presiden, yang terletak di area Wisma Negara. Wartawan bakal tertahan di pintu pemeriksaan Paspampres yang berada di sisi timur Istana Negara, salah satu akses masuk ke kantin itu. Kondisi seperti ini tak terjadi di dua hari pertama kepemimpinan Jokowi di Istana. Saat itu lingkungan Istana lebih "longgar" untuk wartawan lantaran mereka tak dilarang berkeliaran. Misalnya saja, di area Istana Merdeka, salah satu bangunan utama di kompleks Istana Presiden, selain Istana Negara, Wisma Negara, Kantor Presiden, dan Bina Graha. (Baca: Jokowi Tunda Umumkan Menteri, Pengamat: Ini Aneh) Di tempat-tempat tersebut wartawan bisa bebas menunggu Jokowi atau tamunya di sekitar Istana Merdeka. Beberapa di antaranya memilih duduk di halaman timur Istana, sedangkan yang lainnya di halaman barat. "Lebih enak begini," kata seorang juru kamera televisi nasional.