berbagi berita bahagia

Program Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013

20141017

Program Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013

BAB I PENDAHULUAN A. Rasional Secara teoretik keberhasilan suatu kurikulum secara utuh memerlukan proses panjang, mulai dari kajian dan kristalisasi berbagai gagasan dan konsep ideal tentang pendidikan, pengembangan desain kurikulum, penyiapan dan penugasan pendidik dan tenaga kependidikan, penyediaan sarana dan prasarana, penyiapan tata kelola pelaksanaan kurikulum, pembelajaran, dan penilaian. Saat ini pengembangan Kurikulum 2013, sudah memasuki tahap implementasi bertahap-terbatas pada Kelas I dan IV SD/MI,Kelas VII SMP/MTs, dan Kelas IX SMA pada sebagian kecil satuan pendidikan dasar dan menengah di seluruh wilayah Indonesia. Pentahapan implementasi ini, dimaksudkan untuk memperoleh informasi tingkat keterlaksanaan kurikulum dan memberi peluang bagi penyempurnaan kurikulum secara bertahap. Langkah awal yang telah dilakukan dalam rangka persiapan implementasi Kurikulum 2013 adalah melakukan Pendidikan dan Pelatihan dalam rangka Implementasi Kurikulum 2013 kepada seluruh unsur pendidikan, dalam hal ini pendidik dan tenaga kependidikan di sekolah serta unsur-unsur lain yang terlibat langsung dalam proses pendidikan. Salah satu strategi untuk memahami dan memantapkan implementasi Kurikulum 2013, yaitu melalui Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Implementasi Kurikulum 2013 yang diperuntukkan bagi guru, Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah. Atas dasar itu, Diklat Implementasi Kurikulum 2013 merupakan langkah awal yang sangat penting untuk mempercepat pemahaman dan keterampilan dalam mengimplementasikan kurikulum tersebut. Untuk memelihara dan meningkatkan kesinambungan pemahaman dan implementasi Kurikulum 2013 di masing-masing satuan pendidikan, diprogramkan kegiatan pendampingan untuk para guru dan kepala sekolah. Program pendampingan ini dilakukan sebagai penguatan dalam memahami konsep Kurikulum 2013 berikut perubahannya di lapangan serta untuk membantu mengatasi berbagai kendala yang muncul pada saat implementasi kurikulum tersebut di sekolah. Mengingat pentingnya program pendampingan implementasi Kurikulum 2013 bagi para guru dan kepala sekolah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengadakan pendampingan guru sasaran implementasi kurikulum 2013 melalui guru inti yang sudah dibekali oleh pemerintah melalui Diklat Guru Pendamping. B. Tujuan 1. Tujuan Umum Secara umum Program Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 dimaksudkan untuk menjamin terlaksananya implementasi Kurikulum 2013 secara efektif dan efisien di sekolah. 2. Tujuan khusus Secara khusus pendampingan memiliki tujuan sebagai berikut. a. Memberikan fasilitasi dalam implementasi Kurikulum 2013 pada satuan pendidikan; b. Memberikan bantuan konsultasi, pemodelan (modeling), dan pelatihan personal dan spesifik (coaching) untuk hal-hal spesifik dalam implementasi Kurikulum 2013 secara tatap muka dan online; c. Membantu memberikan solusi kontekstual dalam menyelesaikan permasalahan yang dihadapi saat implementasi Kurikulum 2013 di sekolah masing-masing. d. Membangun budaya mutu sekolah melalui penerapan kurikulum secara inovatif, kontekstual, dan berkelanjutan. C. Sasaran Sasaran pendampingan adalah Guru Kelas I dan kelas IV SD, Guru Kelas VII SMP, dan Guru Kelas X SMA/SMK, dengan sebaran data sebagari berikut : Jenjang dan Jenis Pendidikan Jumlah Sekolah Sasaran SD 2.598 SMP 1.436 SMA 1.270 SMK 1.021 Sekolah Mandiri Jumlah Dalam pelaksanaan pendampingan yang saya lakukan meliputi 3 sekolah di wilayah Kabupaten Banjarnegara yaitu : No Nama Sekolah Nama Guru Alamat Sekolah D. Hasil yang diharapkan Pada akhir program pendampingan, peserta diharapkan dapat menerapkan Kurikulum 2013 sesuai konsep pengelolaan pembelajaran yang diamanatkan dalam Kurikulum 2013 pada jenjang dan satuan pendidikan sebagai berikut. 1. Tersosialisasikannya Kurikulum 2013 kepada seluruh warga sekolah, mulai dari: rasional, elemen perubahan kurikulum berdasarkan SKL,KI dan KD dengan berbagai pendekatan sampai dengan strategi implementasi Kurikulum 2013. 2. Terlaksananya Kurikulum 2013 sesuai dengan filosofi, konsep, kaidah, prinsip, makna, dan prosedur yang tercakup dalam elemen perubahan kurikulum berdasarkan SKL, KI dan KD. 3. Tersusunnya Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) berdasarkan karakteristik dan tuntutan Kurikulum 2013 4. Terlaksananya budaya pembelajaran dengan pendekatan dan strategi pembelajaran inovatif sebagaimana dituntut oleh Kurikulum 2013 5. Terlaksananya pendekatan dan strategi penilaian otentik sebagaimana dipersyaratkan oleh Kurikulum 2013. BAB II PELAKSANAAN PENDAMPINGAN A. Persiapan Persiapan yang dilakukan untuk melaksanakan pendampingan guru sasaran adalah sebagai berikut : 1. Melaksanakan koordinasi dengan kepala UPTD dinas terkait yang guru sasaran akan didampingi. 2. Melaksanakan koordinasi dengan pengawas di UPTD dinas yang terkait 3. Melaksanakan koordinasi dengan sekolah sasaran yang akan didampingi yaitu koordinasi dengan kepala sekolah dan guru sasaran yang akan didampingi. 4. Menyiapkan instrumen pendampingan 5. Menyiapkan bahan untuk memberikan penguatan kepada guru sekolah sasaran implementasi kurikulum 2013. B. Pelaksanaan Pelaksanaan pendampingan guru sasaran implementasi kurikulum 2013 dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang telah disusun sebagai berikut : No Sekolah Nama Guru Sasaran Pelaksanaan Pendampingan Ket C. Hasil [tabulasi perbandingan antara sasaran] Mohon diisi dengan dengan menggunakan tabel D. Kendala Kendala yang kami hadapi dalam pelaksanaan pendampingan guru sasaran adalah sebagai berikut : 1. Pelaksanaan pendampingan dilaksanakan di jam kerja efektif sehingga mengganggu pelaksanaan KBM di kelas 2. Geografis sekolah yang saya dampingi adalah berupa pegunungan atau perbukitan sehingga membutuhkan waktu yang lama dalam perjalanan. 3. Informasi yang minim dalam pengisian laporan pendampingan dan pelaporan secara online. BAB III KESIMPULAN DAN REKOMENDASI A. Simpulan Dalam pelaksanaan pendampingan yang kami laksanakan mendapatkan beberapa kesimpulan adalah sebagai berikut : 1. Guru sasaran telah dapat melaksanakan pembelajaran dengan pendekatan scintifiec walau belum semua materi pembelajaran dilaksanakan dengan pendekatan tersebut. 2. Kebingungan guru dalam pelaksanaan penilaian dalam implementasi kurikulum 2013. 3. Dalam pelaksanaan pembelajaran sering terganggu dengan kegiatan dinas. 4. Waktu dalam pelaksanaan KBM sering kurang sehingga terkadang muatan SBdP dilaksanakan di rumah. 5. Ketidakjelasan informasi menjadikan guru sasaran kebingungan yang menyebabkan pelaksanaan implementasi Kurikulum 2013 tidak maksimal. B. Rekomendasi Berikut rekomendasi yang kami sampaikan adalah sebagai berikut : 1. Pemerintah memberikan informasi secara menyeluruh melalui KKG di masing-masing gugus. 2. Pelaksanaan implementasi kurikulum 2013 secara bertahap sehingga guru sasaran jangan terlalu diberi tekanan berbagai macam tagihan administratif terkait dengan implementasi kurikulum 2013 3. Penilaian yang ada di kurikulum 2013 disederhanakan. 4. LAMPIRAN 1. Nama Peserta Pendampingan 2. Jadwal kegiatan Pendampingan 3. Biodata Nara Sumber/Fasilitator dan Peserta Pendampingan 4. Hasil dari Testimoni Peserta Pendampingan 5. Rekaman Dokumen Lainnya