berbagi berita bahagia

[TIPS] Menghadapi Pemimpin yang Pilih Kasih

20141015

[TIPS] Menghadapi Pemimpin yang Pilih Kasih

Bekerja di tempat yang nyaman, dengan lingkungan kerja positif, saling membangun dan mendukung tanpa pilih kasih memang menyenangkan. Tipe atasan menjadi salah satu faktor yang menentukan. Jika kamu memiliki tipe atasan yang pilih kasih dengan rekan kerja lain, atau yang kerap dianggap anak emas, jangan dulu menyerah. Atasan yang pilih kasih memiliki ciri, kerap mengutamakan kepentingan anak emasnya dibanding karyawan lain. Kedekatan dengan anak emasnya, bisa disebabkan banyak hal. Seperti si anak emas adalah "titipan" bos dari atasan. Atau boleh jadi, si anak emas ini memang pintar mengambil hatinya. Meskipun si anak emas sebenarnya tidak memiliki kompetensi yang luar biasa. Dalam kepemimpinan, nggak menutup kemungkinan akan ada seorang pemimpin yang bersikap pilih kasih. Dimana seorang pemimpin nggak hanya sekedar memiliki relasi yang dekat dengan anggota-anggota tertentu, tetapi juga meng-“anak emas”-kan mereka. Biasanya, si pemimpin menunjukkan sikap sangat mengasihi, sangat memperhatikan, memberikan fasilitas lebih, memberikan tekanan yang berbeda, dan respon yang berbeda, ketika mereka melakukan kesalahan, atau nggak menyelesaikan tanggung jawabnya, si pemimpin memberikan perlakuan yang berbeda dengan anggota-anggota tertentu, bahkan seringkali mereka “dibiarkan” seakan-akan berlaku memiliki “otoritas” lebih, sehingga turut mengatur yang lain. Nah, kalo udah gini gak menutup kemungkinan bakal timbul iri hati dan saling membenci satu dengan yang lain. So, itu membuat kepemimpinannya menjadi lemah. Pernah mengalami kejadian seperti ini? Trus apa yang harus dilakukan kalo nemuin keadaan yang seperti ini, entah di suatu organisasi pelayanan, ato sekolah maupun kampusmu. Berikut ini ada beberapa tips yang harus kita lakukan.