berbagi berita bahagia

2 WNI Dideportasi Karena Ketahuan Jadi Tentara Singapura

20141113

2 WNI Dideportasi Karena Ketahuan Jadi Tentara Singapura

Dua warga negara Indonesia (WNI) ketahuan mengikuti wajib militer (wmil) di Singapura saat melakukan latihan gabungan bersama TNI di Magelang. Dua lelaki berinisial CHJ dan AJ itu tergabung dalam pasukan Angkatan Darat Singapura. TNI yang mengetahui dua orang tersebut masih berstatus WNI langsung melarang keduanya mengikuti latihan gabungan yang bertajuk Safkar Indopura. “Mereka sempat diperiksa dan disolasi di Magelang selama seminggu. Saat ini sudah dideportasi ke Singapura,” kata Kapuspen TNI Mayjen Fuad Basya seperti dikutip merdeka.com, Selasa (12/11). Fuad, memastikan CHJ dan AJ itu masih berstatus WNI. Keduanya permanen residen di Singapura dan sesuai aturan, permanen residen wajib mengikuti wamil. Hal itu tentu saja bertentangan dengan undang-undang kewarganegaraan. “Ada dua aturan soal ini. Yang pertama mengatakan seseorang akan kehilangan kewarganegaraan jika masuk militer negara asing yang berperang atau akan berperang dengan kita, dia itu langsung dicabut kewarganegaraannya,” kata Fuad. “Ada juga yang menyebutkan kewarganegaraan seseorang akan hilang jika masuk tentara negara asing,” Fuad menambahkan. Mengetahui kejadian tersebut, Panglima TNI bersikap tegas dengan tidak mengizinkan dua orang itu ikut latihan bersama. “Mereka yang boleh ikut latihan di Indonesia kan yang sudah lolos pemeriksaan keamanan. Mereka berdua ini kan tidak. Karena itu kita periksa,” kata Fuad.