berbagi berita bahagia

Kisah Marwan Ja’far dan Batu Permata Merek “Kasio”

20141111

Kisah Marwan Ja’far dan Batu Permata Merek “Kasio”

Meski berkutat dengan kesibukan di dunia politik, menyalurkan hobi tak pernah terlewatkan oleh Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) Marwan Ja’far. Koleksi beragam jenis batu permata mampu menjadi penawar lelah, sekaligus memperluas jejaring dengan sesama penghobi. "Saya punya banyak, ada 50 lebih koleksi di rumah saya. Ada kecubung, ruby, phyrus, zircon, sampai merah delima. Saya juga ada yang satu emban bermata dua. Saya sedang membuat emban untuk empat batu mulia yang baru saya dapat," kata Marwan. Batu mulia yang dikoleksi Marwan terbilang lengkap dari semua tipe batu mulia. Hobinya juga tidak banyak mengeluarkan modal besar. Pasalnya, dia mengaku kerap diberi batu mulia oleh teman-temannya juga konstituen dari seluruh Indonesia. Saat bertandang ke luar negeri, dia juga menyempatkan membeli batu mulia. "Saya jarang beli, semua mereknya Kasio, artinya dikasih orang. Yang ngasih banyak dari kiai, pengurus daerah, relasi, ada juga konstituen. Beberapa saya beli di Arab, Iran atau India. Beberapa juga saya beli di Kalsel," ungkap anggota Komisi V DPR RI ini. Perawatan yang dilakukan buat mengabadikan koleksinya dinilainya cukup simpel. Hanya dengan memesan emban atau pengikat cincin dari emas putih, tampilan batu-batunya menjadi ciamik sekaligus awet. “Saya biasa pakai yang matching sama baju yang dikenakan. Seperti sekarang baju saya ungu ya saya pakai kecubung,"kata Marwan. Alasan pria asal Jawa Tengah menjadi kolektor batu-batu mulia ini ternyata didorong oleh lingkungan sekitarnya. Sebenarnya, ungkap Marwan, awalnya dia tidak begitu getol mengoleksi. Tapi kemudian teman-temannya di DPP PKB, termasuk Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar ternyata mencintai dunia bebatuan yang indah. Beberapa batu mulia koleksinya cukup beraroma mistis. Namun dia mengaku tak tahu banyak soal itu. "Kalau orangnya bisa, ada yang meditasi datang sendiri. Ada yang kalau diganti embannya kembali ke yang ngasih. Kalau kiai ngasih ada yang boleh embannya emas kuning, ada yang nggak boleh diganti embannya," kisahnya. Marwan menuturkan, sebenarnya tak hanya dirinya yang mengoleksi batu mulia. Banyak anggota DPR lain yang tertarik dengan hobi tersebut. "Banyak teman-teman DPR. Ada koleksi batu mulia, keris. Kalau Mas Tjahjo (Ketua FPDIP DPR Tjahjo Kumolo) itu bisa tahu batu yang ada isinya (khodam)," candanya. - See more at: http://www.pkb.or.id/kisah-marwan-ja%E2%80%99far-dan-batu-permata-merek-%E2%80%9Ckasio%E2%80%9D#sthash.O4w8i9T6.dpuf