berbagi berita bahagia

‘Turunkan Jokowi 20 Mei 2015′ Kian Meluas

20150421

‘Turunkan Jokowi 20 Mei 2015′ Kian Meluas

Gerakan ’20 Mei 2015 Turunkan Jokowi’yang bergulir sejak bulan lalu nampaknya semakin mendapat dukungan luas, khususnya dari kalangan kampus. Dari pantauan di media sosial, kini muncul beragam ekspresi mahasiswa dari berbagai kampus di seluruh Indonesia yang intinya memberi batas waktu kepada Jokowi hingga 20 Mei 2015 untuk melakukan perbaikan. Misalnya saja Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga (KAMMI UIN Suka), Yogyakarta, mengekspresikan diri dengan memasang gambar ‘Indonesia Berantakan’ dengan pagar #TurunkanJokowi. “INDONESIA BERANTAKAN oleh kepemimpinan yang KONYOL! Jokowi hanya punya waktu sampai 20 Mei 2015!” demikian salah satu cuitan @kammiuinsuka. Sebelumnya Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari berbagai perguruan tinggi se-Indonesia juga melakukan hal sama. Mahasiswa menyoroti pemerintahan Jokowi-JK, yang menurut mahasiswa-mahasiswa Indonesia sedang mengalami pergejolakan ekonomi, hukum, hingga sumber daya alam. Mereka juga menilai program nawacita Jokowi -JK, kebijakanya tidak pro rakyat. Pesan berantai untuk melakukan ‘Gerakan 20 Mei’ pun beredar hingga saat ini. Isinya, mengajak semua elemen kampus untuk turun ke jalan secara besar-besaran. “Seminggu sebelum tanggal 20 Mei, rekan-rekan mahasiswa dari berbagai daerah akan masuk Jakarta untuk bergabung dalam aksi besar-besaran di Istana Negara,” demikian pesan singkat yang disebarkan oleh Progres 98, pekan lalu. Menurut berbagai informasi, konsolidasi lintas elemen aksi mahasiswa dan rakyat terus bergulir. Perwakilan dari kelompok mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) yang berada di Pulau Jawa dikabarkan akan memasuki Jakarta pada tanggal 18 – 19 Mei. Progres 98 menyerukan kepada seluruh kalangan pendukung perubahan untuk bersatu mendukung aksi mahasiswa dalam gerakan Kebangkitan Nasional 20 Mei.