berbagi berita bahagia

Demo Buruh 1 September, Irjen Tito: Kalau Tujuannya Memacetkan Jalan Nggak Boleh

20150830

Demo Buruh 1 September, Irjen Tito: Kalau Tujuannya Memacetkan Jalan Nggak Boleh

akarta - Kapolda Metro Irjen Pol Tito Karnavian mengundang perwakilan buruh ke kantornya. Tito mengajak diskusi mencari solusi agar unjuk rasa yang melibatkan puluhan ribu buruh pada hari kerja tidak mengganggu arus lalu lintas dan menyebabkan kemacetan.

Pada 1 September rencananya buruh akan menggelar longmarch dari HI ke Istana. Irjen Tito menawarkan agar unjuk rasa dilakukan di Silang Monas. Hal ini semata agar aktivitas arus lalu lintas tak terganggu.

"Karena sebetulnya hal yang diakomodir sebagian sudah bisa diakomodir, kemudian yang kedua akan ada yang diterima perwakilan. Media pasti akan meng-cover, apalagi kalau udah begitu? Kalau tujuannya memacetkan jalan, ya nggak boleh. Biarkan publik nanti yang menilai," jelas Tito, Sabtu (29/8/2015).

Dalam diskusi itu hadir Presiden KSPI Said Iqbal yang menyebut alasan demo karena adanya ancaman PHK besar-besaran karena pelemahan rupiah.

Tito juga menegaskan kepada buruh agar tidak melakukan pelanggaran hukum dan undang-undang dalam aksi itu. Jika ada terjadi, maka polisi akan melakukan penindakan hukum.

"Jangan sampai terjadi pelanggaran hukum, jangan sampai terjadi pelanggaran undang-undang," tandasnya. 
(idh/dra)